Hidup Sukses Dengan Filosofi Ikan, Inilah Rahasianya!!

 sebaiknya kita mencar ilmu dari kehidupan binatang yang hidup di dalam air yaitu ikan Hidup Sukses Dengan Filosofi Ikan, Inilah Rahasianya!!
Image dari Google.com

 

Sebagai mahluk yang berakal, sebaiknya kita mencar ilmu dari kehidupan binatang yang hidup di dalam air yaitu ikan. Hewan tersebut selalu berenang ke arah depan apapun kondisi yang dialaminya dan tidak pernah berenang mundur meskipun ada hal yang menciptakan ia untuk mundur. Seperti itulah yang harus kita pola dalam meraih kesuksesan yang kita impikan.

 

Apapun halangan dan rintangan yang selalu tiba ketika sedang meraih kesuksesan, ikutilah ibarat ikan berenang ke arah depan. Hadapi dan jangan pernah mundur untuk mencapainya. Dan belajarlah juga dari ikan laut, meskipun air yang menjadi daerah tinggalnya terasa asin, namun tubuhnya tidak ikut asin.

Advertisement

 

Dari sini kita sanggup mengambil filosofi ikan bahari tersebut yaitu hidup jangan gampang terbawa oleh lingkungan, milikilah pendirian untuk memilih apa yang ingin Anda capai dalam hidup yang hanya sekali saja. Sekali lagi, jangan pernah mundur sekali pun, sebab waktu tidak akan pernah mundur walau 1 detik pun.

 

Sukses Hanya Untuk Orang yang Terus Berjuang

 

Kata-kata pesimis yang sering tiba di pikiran orang yang sedang berusaha untuk meraih kesuksesan di antaranya yakni tampaknya “Aku tidak pantas jadi pengusaha”, “Tuhan tidak menghendakiku untuk jalan yang kupilih”, “mungkin ini sudah takdirnya”, “sudah tidak ada jalan lagi”, “mungkin Aku bukan orang sukses” dan lain sebagainya.

 

Sudah menjadi kalimat yang umum bahwa kegagalan yang bahwasanya yakni ketika kita berhenti untuk berusaha. Ini bukan hanya sekedar sebuah kalimat saja. Kalimat ini bermakna bahwa jikalau Anda belum mendapat kesuksesan Anda, berarti ketika ini bukan waktu yang sempurna untuk mendapatkannya dan akan ada masanya Anda akan mendapatkannya.

 

Kesuksesan merupakan hal yang niscaya didapatkan untuk orang yang selalu berjuang, namun berapa usang waktu yang harus ditempuh seseorang untuk meraih kesuksesan merupakan hal yang tidak sanggup diketahui oleh siapa pun. Sedangkan waktu yang sempurna untuk berhenti berjuang yakni ketika sudah berhasil mendapat apa yang diperjuangkan tersebut.

 

Namun di sini bukan berarti ketika sudah mendapat 1 keberhasilan, tidak perlu kerja keras lagi. Ketika kita mendapat sebuah keberhasilan, maka teruslah berjuang untuk keberhasilan lainnya. Seperti inilah hidup ikan, akan terus maju ke depan dengan banyak melewati rintangan yang pernah ia lewati.

 

Pantaskan Diri Anda Menjadi Orang Sukses Dengan Memiliki Pendirian yang Kuat

 

Mungkin sanggup dikatakan bahwa pendirian yang besar lengan berkuasa sama ibarat orang yang keras kepala. Orang ibarat ini terus melaksanakan hal yang ingin dilakukan meskipun orang-orang sekitarnya menyampaikan bahwa hal itu tidak mungkin untuk dilakukan.

 

Berbicara mengenai orang yang keras kepala, saya teringat dengan penemu lampu pijar yakni Thomas Alva Edison. Berkali-kali ia melaksanakan percobaan untuk menciptakan lampu pijar yang tahan lama, namun belum juga membuahkan hasil ibarat yang diinginkan. Puluhan kali telah ia lakukan dan belum juga berhasil.

 

Dan ratusan kali ia coba lagi, tetap saja belum mendapat hasil. Sampai-sampai Edison mendapat kritikan dari seorang ilmuwan elektornik dengan komentar “hanya orang abnormal yang mencoba untuk menciptakan lampu pijar”. Kata-kata itu tidak membuatnya berhenti untuk melaksanakan percobaan dan tidak terpengaruh dengan kata-kata tersebut, ibarat halnya ikan bahari yang tidak ikut asin sebab air yang ia tinggal di dalamnya terasa asin.

 

Pernah sesekali ajun Thomas bertanya kepadanya, dengan pertanyaan “maaf Prof, kenapa Anda tetap semangat melaksanakan percobaan ini walaupun sudah banyak mengalami kegagalan”. Thomas hanya menjawabnya dengan “Aku tidak pernah gagal, setidaknya saya sudah mengetahui bahwa percobaan yang tidak berhasil merupakan bukan cara yang

 

Menyerah Tanda Ketidakyakinan Bahwa Sukses Itu Ada

 

Ketika seseorang tetapkan untuk menyerah, di sinilah ketidakyakinan akan aturan orang yang terus berjuang sudah niscaya mendapat apa yang diperjuangkannya. Orang ibarat ini melaksanakan gerakan mundur. Lain halnya orang yang sukses, ia terus maju ke depan ibarat gerakan ikan.

 

Tidak pernah berhenti sebab dampak dari luar ibarat ikan bahari yang tidak ikut asin walaupun air bahari itu rasanya asin. Teruslah maju dan kuatkanlah pendirian Anda dalam melaksanakan perjalanan kesuksesan Anda.

Advertisement